Makanan Yang Harus Dihindari Bagi Untuk Penderita Darah Tinggi

tekanan darah tinggi
Print Friendly, PDF & Email

Salah satu pantangan untuk penderita darah tinggi yaitu roti sebab kandungan garam dan rasa gurih pada makanan ini cukup tinggi sekali. sehingga apabila dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit tersebut maka akan semakin parah maka sebaiknya hindari kebiasaan anda yang setiap paginya sarapan roti. Kamu bisa ganti menu sarapan dengan menggunakan rebusan kentang atau ubi rasanya pun tidak kalah enak dengan roti yang selalu anda konsumsi setiap hari.

Jangan terlalu banyak minum dan makan yang mengandung gula mungkin hal ini selalu dilakukan oleh mereka yang memiliki penyakit diabetes. Namun jangan salah jika makanan ini pun mampu memicu darah tinggi kita kambuh contohnya anda yang sering sekali makan coklat disarankan agar tidak terlalu berlebihan. Sebab itu semua malah akan menjadi penyakit pada tubuh kita jika sudah sakit maka semua aktivitas kita akan terhenti karena penyakit ini jika kambuh kepala kita akan terasa sangat pusing sekali. Untuk membuka mata pun rasanya tidak akan mampu karena rasa pusing yang sangat tajam sekali.

Apabila anda merasa pusing yang sangat hebat dianjurkan untuk terus berbaring ditempat tidur jangan memaksakan diri untuk turun dari ranjang. Dikhawatirkan terjatuh sebab orang yang darah tinggi jangan sampai jatuh akibatnya bisa terkena stroke atau pecah pembuluh darah. Apabila itu terjadi kesempatan hidupnya sangat tipis sekali karena akibat dari itu semua sangat patal dan susah untuk disembuhkan jika dia sembuh pun tidak akan berhasil sempurna pastinya akan ada bekas dari efek itu misalnya, tangan sebelah tidak bisa bergerak normal seperti biasa juga mulut yang sedikit agak kaku sehingga sulit untuk berbicara.

Maka dari itu kita harus selalu melakukan hal yang menjadi pantangan untuk penderita darah tinggi agar kesehatan kita tetap terjaga. Semua makanan yang berbahaya itu murah harganya namun biaya pengobatan selama kita sakit bisa menghabiskan 1 unit rumah bisa anda bayangkan betapa mahalnya kesehatan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar